| superadmin

Card Image

Kondisi pandemi covid 19, tidak mengekang hasrat dalam mengukur prestasi pada UPT SMKN 1 Sidrap, hal ini dibuktikan pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional FLS2N jenjang SMK tahun 2021 dengan 7 bidang seni yakni Menyanyi Solo, Gitar Solo, Film Pendek, Monolog, Tari Tradisional, Musik Tradisi Daerah serta Seni Lukis.

Sebagai upaya memacu dan membangitkan semangat guru dan siswa di Masa Pandemi Covid 19 ini maka SMKN 1 SIdrap dibawah nakhoda Plt, Kepala Sekolah Nurul Hasanah Yusuf, merasa termotivasi untuk mengikuti kegiatan ini meskipun tidak sedikit tantangan yang dihadapi. Mulai dari proses pendaftaran online yang begitu kompleks dan ketat hingga proses latihan , rekaman hingga pengiriman hasil karya secara Online pula.


Dari 7 cabang yang dilombakan lomba SMKN 1 SIdrap mengikuti 5 cabang yakni Menyanyi Solo, Monolog, Tari Tradisional, Musik Tradisi Daerah serta Seni Lukis. Dalam persiapan yang terbilang cukup singkat dengan berbagai keterbatasan terkait protokoler kesehatan Pembina OSIS Hapsah beserta Ketua OSIS Andi Syah Teguh berkolaborasi dengan para wali kelas untuk melakukan seleksi peserta yang selanjutnya proses latihan dan pembinaan didampingi oleh guru yang ditunjuk. Kegiatan ini juga menjadi Job pertama Kompetensi Keahlian Multimedia SMKN 1 Sidrap untuk melakukan proses pengambilan gambar hingga editing. Sampai akhirnya dari hasil Penilaian Hasil Karya Peserta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N ) Jenjang SMK Tingkat Provinsi Tahun 2021 secara Daring (On Line) mengumumkan hasil dengan raihan yang tidak mengecewakan dimana dari 5 cabang lomba yang diikuti 3 diantaranya meraih Juara yakni Juara 2 Lomba Monolog (Irland Tri Agustin, bimbingan ibu Siti Nur Fitrah) , Juara 3 Lomba MUsik Tradisional ( Firman Hidayat, Hayati, Qailah, Riswan, Muh. Rayya Albar bimbingan ibu Irmawati dan Pak Purnama) serta Juara harapan 2 untuk Seni Lukis (Haspina , bimbingan ibu Sahriah. Meski belum sempat meraih Juara I , namun Prestasi ini ibarat mata air di tengah guru yang memberikan kesejukan dan motivasi bahwa setiap perjuangan akan membuahkan hasil.


Kondisi pandemi covid 19, tidak mengekang hasrat dalam mengukur prestasi pada UPT SMKN 1 Sidrap, hal ini dibuktikan pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional FLS2N jenjang SMK tahun 2021 dengan 7 bidang seni yakni Menyanyi Solo, Gitar Solo, Film Pendek, Monolog, Tari Tradisional, Musik Tradisi Daerah serta Seni Lukis.

Sebagai upaya memacu dan membangitkan semangat guru dan siswa di Masa Pandemi Covid 19 ini maka SMKN 1 SIdrap dibawah nakhoda Plt, Kepala Sekolah Nurul Hasanah Yusuf, merasa termotivasi untuk mengikuti kegiatan ini meskipun tidak sedikit tantangan yang dihadapi. Mulai dari proses pendaftaran online yang begitu kompleks dan ketat hingga proses latihan , rekaman hingga pengiriman hasil karya secara Online pula.

Dari 7 cabang yang dilombakan lomba SMKN 1 SIdrap mengikuti 5 cabang yakni Menyanyi Solo, Monolog, Tari Tradisional, Musik Tradisi Daerah serta Seni Lukis. Dalam persiapan yang terbilang cukup singkat dengan berbagai keterbatasan terkait protokoler kesehatan Pembina OSIS Hapsah beserta Ketua OSIS Andi Syah Teguh berkolaborasi dengan para wali kelas untuk melakukan seleksi peserta yang selanjutnya proses latihan dan pembinaan didampingi oleh guru yang ditunjuk. Kegiatan ini juga menjadi Job pertama Kompetensi Keahlian Multimedia SMKN 1 Sidrap untuk melakukan proses pengambilan gambar hingga editing. Sampai akhirnya dari hasil Penilaian Hasil Karya Peserta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N ) Jenjang SMK Tingkat Provinsi Tahun 2021 secara Daring (On Line) mengumumkan hasil dengan raihan yang tidak mengecewakan dimana dari 5 cabang lomba yang diikuti 3 diantaranya meraih Juara yakni Juara 2 Lomba Monolog (Irland Tri Agustin, bimbingan ibu Siti Nur Fitrah) , Juara 3 Lomba MUsik Tradisional ( Firman Hidayat, Hayati, Qailah, Riswan, Muh. Rayya Albar bimbingan ibu Irmawati dan Pak Purnama) serta Juara harapan 2 untuk Seni Lukis (Haspina , bimbingan ibu Sahriah. Meski belum sempat meraih Juara I , namun Prestasi ini ibarat mata air di tengah guru yang memberikan kesejukan dan motivasi bahwa setiap perjuangan akan membuahkan hasil.